Kata-kata bucin singkat romantis

1. “Kamu itu seperti kopi yang aku seruput pagi ini. Pahit, tapi bikin nagih.”


2. “Makan apapun aku suka asal sama kamu, termasuk makan ati.”


3. “Aku memang pendiam, diam-diam aku jatuh cinta padamu. Ada jamu, di atasnya kuku. Ternyata tawamu membekas di hatiku.”


4. “Kalau kamu jadi senar gitar, aku nggak mau jadi gitarisnya. Karena aku nggak mau mutusin kamu.”


5. “Kolak pisang tahu sumedang, walau jarak membentang cintaku takkan pernah hilang.”


6. “Kalau aku jadi wakil rakyat aku pasti gagal, gimana mau mikirin rakyat kalau yang selalu ada dipikiran aku hanyalah dirimu.”


7. “Berjanjilah untuk terus bersamaku sekarang, esok, dan selamanya.”


8. “Setiap kali aku bertemu denganmu serta melihat senyumanmu hatiku selalu berbunga-bunga, apakah ini yg dinamakan riba.”


9. “Bagaimana kalau kita berdua jadi komplotan penjahat? Aku curi hatimu dan kamu curi hatiku.”


10. “Aku suka sama cewek yang senyumannya manis, pendiam, putih, pokoknya foto kalender banget lah.


11. “Hujan pergi ninggalin pelangi, kamu pergi ninggalin air mataku.”


12. “Orang bilang jadi penyair itu susah. Nggak. Mereka belum jatuh cinta aja.”



11 Greatest Special Effects Movies Of All Time

Brainberries


Top 10 Most Romantic Nations In The World

Brainberries


Which Country Is The Most Romantic In The World?

Brainberries


Birds Enjoy Living In A Gallery Space Created For Them

Brainberries

13. “Aku nggak peduli penyair hebat kayak Kafka sama Goethe, aku cuma peduli sama kehebatan kamu meluluhkan hatiku.”


14. “Kamu tahu kalau sungai Danube itu terpanjang di Eropa? Sepanjang itulah cintaku sama kamu.”


15. “Kalau jadi ksatria itu gampang. Yang susah itu jadi pahlawan hati kamu.”


16. “Aku nggak rela kalau kamu demam, tapi aku rela kalau aku demam rindu sama kamu.”


17. “Pahlawan itu kan mereka yang berjuang buat negara, berarti aku juga pahlawan dong, soalnya perjuangkan masa depan kita.”


18. “Aku nggak bisa kalau kehujanan, tapi aku bisa kalau kehujanan cinta kamu.”


19. “Bagiku, semua hari itu Selasa. Selasa indah bila di dekatmu.”


20. “Kamu itu kayak pahlawan ya, hebat meruntuhkan pertahanan hatiku.”


21. “Lihat kebunku penuh dengan bunga, lihat dirimu aku berbunga-bunga.”


22. “Kalo kamu bidadari, akan kupatahkan semua sayapmu. Karena aku nggak rela kamu kembali ke surga.”


23. “Kamu tahu nggak, aku seperti mentega, dan kamu seperti wajan panas. Soalnya pas lihat muka kamu aku meleleh.”


24. “Aku sering cemburu sama lipstikmu. Dia bisa nyium kamu tiap hari, dari pagi sampai malam.”


25. “Gue paling suka ngemil karena ngemil itu enak. Apalagi ngemilikin kamu sepenuhnya.”


26. “Nggak apa-apa deh bila kita beda kartu operator, asal nantinya nama kita ada di Kartu Keluarga yang sama.”


27. “Bagi aku, semua hari itu adalah hari Selasa. Selasa di Surga bila dekat denganmu.


28. “Cukup China aja yang jauh, cinta kita jangan.”


29. “Kalau misal aku lahir seribu tahun yang lalu, aku pasti akan tetap menunggumu.”


30. “Kalau Agnez kan Monica, kalau aku Monikahin kamu.”


31. “Kalau disuruh melupakanmu, aku akan ke kelurahan dulu. Minta surat keterangan tidak mampu.”


32. “Mencintaimu itu kayak narkoba: sekali coba jadi candu, gak dicoba bikin penasaran, ditinggalin bikin sakaw.”

33. “Kalau aku jadi Gubernur, aku pasti langsung dimarahi rakyat. Soalnya, aku ngga bisa ngomong lancar kalau kamu nggak di sampingku.”


34. “Sayangku tadi pagi aku nggak bisa makan karena merindukanmu. Siangnya juga nggak makan karena mikirin kamu. Dan malamnya aku juga nggak bisa tidur karena kelaparan.”


35. “Kalau naik motor sama kamu pasti ditilang polisideh. Soalnya kita selalu bertiga, aku, kamu, dan cinta.”


36. “Kalau nanti jadi istri aku, kamu pasti bisa ngirit budget buat kosmetik. Abisnya, tanpa dandan aja kamu sudah cantik.”


37. “Aku nggak percaya sama pandangan pertama. Aku percayanya sama takdir kalau kamu bakalan jadi pasanganku.”


38. “Tiap kali aku liat kamu, aku berbunga-bunga. Apa ini yang namanya riba?”


39. “Aku rela dibilang bucin, yang penting kamu nggak ngilang.”


40. “Kalau jelangkungnya kaya kamu, datang aku jemput, pulang aku antar deh.”

41. “Kamu itu bikin aku serasa jadi penulis novel terkenal. Soalnya ada keindahan yang jarang ditemui di dunia nyata, kenal sama kamu misalnya.”


42. “Aku nggak rela kalau harus jadi penikmat senja, aku maunya jadi penikmat senyummu.”


43. “Aku rela jadi alarm kamu tiap pagi.”


44. “Lihat kebunku, penuh dengan bunga. Lihat matamu, hatiku berbunga-bunga.”


45. “Kamu itu kayak pelangi ya. Ada sehabis mendung di hatiku.”


46. “Angkutan kota jauh dekat 2.000, kalau kamu jauh dekat ya di hatiku.”


47. “Handphone saja sanggup simpan foto sampai beribu-ribu, masa hanya untuk menyimpan aku, hati kamu nggak sanggup sih.”


48. “Jerman buat pesawat, Jepang buat robot, sedangkan kamu itu bikin kangen aku.”


49. “Tahu gak? Kamu itu manis lo, tapi jangan dingin dong. Nanti ketukar sama sop buah.”


50. “Lampu itu pasti cemburu sama kamu, soalnya mata kamu terang banget buat menerangi masa depanku.”


51. “Cintaku ke kamu tuh kayak utang, awalnya kecil, didiemin, tahu-tahu gede sendiri.”


52. “Mencintaimu bagaikan roller coasters. Naik turun dan penuh sensasi.”


53. “Bedanya kamu sama krupuk? Kalau krupuk pelengkap makanan, kalau kamu pelengkap hidupku.”


54. “Kalau SpongeBob kenal kamu, pasti dia berhenti berburu ubur-ubur dan jadi sainganku buat berburu cinta kamu.”


55. “Sejak sama kamu aku jadi nggak bisa berhitung, soalnya cintaku ke kamu terlalu banyak.”

56. “Kisah cinta orang lain kayak es krim paddle pop rainbow, kisah cintaku kayak es batu, tawar dingin dan keras.”


57. “Ada kesadaran dalam diamku. Ada penghargaan dalam teriakku, tapi tetap saja ada yang pergi meninggalkanku.”

58. “Bodohnya aku masih merasa cemburu, ketika melihatmu dengan kekasih yang baru.”


59. “Kamu tidak hanya menduakanku, tapi kita. Kamu tidak hanya menghancurkan hatiku, tapi merusak masa depan kita.”


60. “Aku rela menunggu meski kamu tak memberiku kabar. Bahkan aku sadar jika kamu ingin kamu tinggalkan.”


61. “Bukannya tak pantas buat ditunggu, hanya saja sering memberi harapan palsu.”


62. “Coba kamu yang berada di posisiku, lalu kamu ditinggalin gitu aja sama orang yang lo sayang banget.”


63. “Cuek, pasti sakit, dikecewakan pasti sedih. Namun, ditinggal pergi tanpa alasan sungguh merana.”


64. “Semenjak aku berhenti berharap pada dirimu, aku jadi tidak semangat dalam segala hal.”


65. “Mungkin kebahagiaan bersamamu hanya seperti mimpi, tapi biarlah mimpi itu terus menemani di setiap tidurku.”


66. “Semakin aku tahu bagaimana sikapmu, semakin aku lelah untuk mempertahankan hubungan ini.”


67. “Tidak peduli seberapa ingin kamu kembali ke masa lalu, di sana tetap tidak akan ada hal baru yang bisa kamu lihat.”


68. “Ada rasa jenuh saat bertahan, namun ada sakit saat meninggalkan.”


69. “Semoga kamu kan mengerti tentang perasaanku ini, maaf ku telah terbuai akan indahnya cinta.”


70. “Setelah kamu pergi, aku menjadi sadar bahwa orang baik akan bersanding dengan orang yang baik pula.”


71. “Aku tahu ini sangat salah, namun hatiku telah berganti arah.”


72. “Kalaupun aku jatuh cinta dengan orang lain, perasaan itu tidak akan pernah sama ketika aku mencintaimu.”


73. “Aku masih menunggumu, menunggu centang biru yang tak lekas berbalas.”


74. “Aku hanya penikmat senyumanmu, bukan pemilik, apalagi penyebab.”

75. “Aku hanyalah daun yang jatuh dengan terpaksa, karena terlepas dari ranting yang lama menjadi sandaran.”


76. “Luka terdalam adalah ketika kamu tak mampu melihat dengan mata, dan kesedihan terpendam adalah ketika kamu tak mampu mengucapkan dengan kata-kata.”

77. “Kamu adalah patah hati terbaik yang tak akan pernah aku sesali.”


78. “Apakah salah jika kita berdoa meminta untuk dihilangkan ingatan kita akan segalanya.”


79. “Aku hanya ingin cinta yang sederhana. Cintai aku tanpa batas rasa sayang. Menetaplah jangan hanya sebatas menemani.”


80. “Mungkin, kita sepenggal kisah yang lupa ditamatkan oleh penulisnya. Lalu, terkubur waktu hingga membuat tokoh utama terjebak kenangan.”


81. “Dulu kamu mendefinisikanmu sebagai cinta satu-satunya. Namun kini setelah bertemu dengan dia, definisimu tentang ’cinta satu-satunya’ telah berubah makna.”


82. “Tiba tiba saja kau menghilang. Ataukah aku yang memang tidak pernah membalas semua sapaanmu.”


83. “Tersenyum bukan berarti bahagia, namun terkadang itulah cara terbaik untuk menyembunyikan hati yang sedang terluka.”


84. “Kamu sudah menjadi bagian dari rencana masa depanku, kamu pergi, aku takut masa depanku tak lagi sempurna tanpamu.”


85. “Ketika Tuhan memberikan satu kebahagiaan untukku, maka aku memilih memberikan kebahagiaan itu untukmu.”


86. “Cinta tapi tak dianggap itu seperti sakit tapi tak berdarah.”


87. “Aku tidak tahu apakah tempatku benar-benar di sini. Aku tidak punya seorangpun untuk diajak bicara.”


88. “Kamu benar-benar mencintai seseorang ketika kamu tidak bisa membencinya meskipun ia telah menyakitimu.”


89. “Seandainya tidak ada badai, pelangi tidak akan muncul. Untuk itu, belajarlah dari badai yang menimpamu.”


90. “Mencintaimu dalam waktu yang lama tentu aku bisa, namun kehilanganmu sebentar saja sungguh berat rasanya.”


EmoticonEmoticon